Selasa, 27 September 2011

1000 Manfaat Kacang Hijau

Sebagai makanan, tanaman yang diperkirakan berasal dari India ini menghasilkan berbagai masakan. Mulai dari aneka panganan kecil, bubur, sampai kolak. Namun selain rasanya yang gurih dan lezat, kacang hijau dan kecambahnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Nutrisi Penting Kacang hijau atau Phaseolus Aureus berasal dari Famili Leguminoseae alias polong polongan. Kandungan proteinnya cukup tinggi dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor yang sangat diperlukan tubuh. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh, sehingga aman dikonsumsi oleh orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan. 




Protein Tinggi
Kacang hijau mengandung protein tinggi, sebanyak 24%. Dalam menu masyarakat sehari-hari, kacang-kacangan adalah alternatif sumber protein nabati terbaik. Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan mengonsumsi kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Pertumbuhan sel-sel tubuh termasuk sel rambut memerlukan gizi yang baik terutama protein, dan karena kacang hijau kaya akan protein maka keinginan untuk mempunyai bayi berambut tebal akan terwujud.

Kalsium dan fosfor
Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.

Lemak Rendah
Sangat baik bagi orang yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan/minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh. Umumnya kacang-kacangan memang mengandung lemak tak jenuh tinggi. Asupan lemak tak jenuh tinggi penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Vitamin B1 (tiamin)
Untuk pertumbuhan. Pada awalnya vitamin B1 dikenal sebagai anti beri-beri. Selanjutnya dibuktikan bahwa vitamin B1 juga bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan. Defisiensi vitamin B1 dapat mengganggu proses pencernaan makanan dan selanjutnya dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan. Dengan meningkatkan asupan bahan makanan yang banyak mengandung vitamin B1, seperti kacang hijau, hambatan pertumbuhanpun dapat diperbaiki.
Meningkatkan nafsu makan dan memperbaiki saluran pencernaan.
Secara tak langsung peran ini sangat berkaitan dengan efek perbaikan pertumbuhan badan. Penelitian mengungkapkan bahwa defisiensi vitamin B1 menyebabkan waktu pengosongan lambung dan usus dua kali lebih lambat yang mengindikasikan sulitnya proses pencernaan makanan yang terjadi sehingga kemungkinan makanan tersebut tidak dapat diserap dengan baik.
Sumber energi
Vitamin B1 adalah bagian dari koenzim yang berperan penting dalam oksidasi karbohidrat untuk diubah menjadi energi. Tanpa kehadiran vitamin B1 tubuh akan mengalami kesulitan dalam memecah karbohidrat.
Memaksimalkan kerja syaraf
Tanda-tanda pertama orang yang kekurangan vitamin B1 adalah penurunan kerja syaraf. Kegiatan syaraf terganggu karena oksidasi karbohidrat terhambat. Penelitian pada sekelompok orang yang makanannya kurang cukup mengandung vitamin B1 dalam waktu singkat muncul gejala-gejala mudah tersinggung, tidak mampu memusatkan pikiran, dan kurang bersemangat. Hal ini mirip dengan tanda-tanda orang stress.


Vitamin B2 (riboflavin)
Membantu penyerapan protein di dalam tubuh
Salah satu teori menyebutkan bahwa vitamin B2 dapat membantu penyerapan protein di dalam tubuh. Kehadiran vitamin B2 akan meningkatkan pemanfaatan protein sehingga penyerapannya menjadi lebih efisien.



Tidak kalah dengan kacangnya, kecambahnya juga memiliki manfaat seperti:
Antioksidan yang terkandung di dalamnya dapat membantu memperlambat proses penuaan dan mencegah penyebaran sel kanker.
Kandungan vitamin E-nya membantu meningkatkan kesuburan.
Sangat baik untuk menjaga keasaman lambung dan memperlancar pencernaan. karena bersifat alkalis (basa).
Untuk kecantikan, yaitu membantu meremajakan dan menghaluskan kulit, menghilangkan noda-noda hitam pada wajah, menyembuhkan jerawat, menyuburkan rambut dan melangsingkan tubuh.


Ikka WuWiWa
disadur dari www.wikimu.com
Sumber: milis republikceria

Tips 'Mengatasi Anak Susah Makan'

Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan & tips singkat mengatasinya :

1. Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.
Menu makan saat bayi (> 6 bl) yg itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yg campur aduk antara lauk pauk spt makanan diblender jadi satu. Sama spt
orang dewasa, kalau kita makan dg menu yg sama tiap hari dan disajikan dg campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga dg pengenalan makanan kasar.

Tips : Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak min. selama 1 minggu utk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pinter-pinter- nya ibu memberikan makanan bervariasi. Spt kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dg roti, makaroni, pasta, bakmi, dsb. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dg lauk pauknya. Hias dg aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu.

2. Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan , sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu
makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur
kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.

3. Minum susu terlalu banyak
Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan makanan utama spt nasi, sayur & lauk pauknya Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu..Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan
dalam ikan-ikanan, sayur & buah.

Tips : Kurangi susu ! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dg berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua.

4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.
Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yg dilakukan ortunya ygmempengaruhi perilaku makan anak. Mis. anak yang tumbuh dalam
lingkungan keluarga yang malas makan (ex. diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak gak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga spt kebiasaan ortu ketika menenangkan anak yg sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb.). Akibatnya anak kekenyangan & malas makan.

Tips :
Perhatikan & ubah kebiasaan & perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar & menerapkan semua hal yg ia dapat dari lingk sekitarnya, terutama ortunya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Gak perlu takut berantakan. Feeding is about learning.

5. Munculnya sikap negativistik รจ fase normal yg dilewati tiap anak.
Pada usia >2 th, anak sering membangkang / tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang gak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independent . Jadi batita umumnya ditandai dengan AKU, artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya power. Nah banyak ortu yg gak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara2 tsb harus dihindari.

Justru semakin anak pd usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya) . Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang
sampai dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.

Tips : Pahami kondisi anak dg baik. Jadilah ortu yg otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yg baik dg anak. Bersabarlah menghadapi anak.
Kan rumah adalah madrasah pertama & utama bagi anak.

6. Anak sedang sakit / sedih
Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan cerewet, maka di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.

Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau gakmau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, spt makaroni skutel, dsb.

Yg jelas dan perlu diingat baik2 oleh tiap ortu adalah, seberapapun anak gak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan ! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.

Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yg baik, terus belajar menjadi ortu & memahami kondisi anak, dan bersabar.


Luluk Lely Soraya
Ditulis bebas & dirangkum dari berbagai sumber.
sumber : milis SEHAT

Senin, 19 September 2011

kisah legenda' Pohon, Daun dan Angin'

Pohon, Daun dan Angin
   "Jika Kau menginginkan cinta dari seseorang, tunjukkan
   cintamu. Cinta tidak
   membutuhkan keraguan, tunjukkan saja !!"
   Pohon, Dan dan Angin adalah 3 orang yang berbeda.


   POHON
   Alasan mengapa orang2 memanggilku "Pohon" karena aku
   sangat baik dalam
   menggambar pohon.
   Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar pohon pada
   sisi kanan sebagai
   trademark pada semua lukisanku.

   Aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika
   aku masih di SMA. Ada
   satu wanita yang aku sangat aku cintai,
   tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya.
   Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy,
   dsb, dia sangat
   peduli dengan orang lain dan religius tapi dia hanya
   wanita biasa saja.

   Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya
   yang innocent dan apa
   adanya, kemandiriannya,
   aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya.

   Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa
   dia yang sangat biasa
   dan tidak serasi untukku.
   Aku juga takut, jika kami bersama semua perasaan yang
   indah ini akan hilang.
   Aku juga takut kalau gosip2 yang ada akan
   menyakitinya.

   Aku merasa dia adalah "sahabatku" dan aku akan
   memilikinya tiada batasnya
   dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk
   dia.
   Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam
   berbagai pergumulan
   selama 3 tahun ini.

   Dia tau aku mengejar gadis2 lain, dan aku telah
   membuatnya menangis selama 3
   tahun.
   Ketika aku mencium pacarku yang kedua, dan terlihat
   olehnya.
   Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata
   "lanjutkan saja" dan
   setelah itu pergi meninggalkan kami.
   Esoknya, matanya bengkak .. dan merah ..
   Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang
   menyebabkannya menangis, but aku
   tertawa dengannya seharian.

   Ketika semuanya telah pulang, dia sendirian di kelas
   untuk menangis.
   Dia tidak tau bahwa aku kembali dari latihan sepakbola
   untuk mengambil
   sesuatu di kelas, dan aku melihatnya menangis selama
   sejam-an.
   Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali
   mereka berdua perang
   dingin, aku tau bukan sifatnya untuk memulai perang
   dingin.
   Tapi aku masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak
   padanya dan matanya
   penuh dengan air mata sedih dan kaget.
   Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi
   meninggalkannya bersama pacarku.

   Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti
   tidak ada yang terjadi
   sebelumnya.
   Aku tau bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia
   tidak tau bahwa sakit
   hatiku sama buruknya dengan dia, aku juga sedih.
   Ketika aku putus dengan pacarku yang ke 5, aku
   mengajaknya pergi.

   Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada
   sesuatu yang ingin
   kukatakan padanya.
   Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga
   ada sesuatu yang ingin
   dia katakan pada ku.

   Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku
   dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu
   hubungan dengan seseorang.
   Aku tau pria itu. Dia sering mengejarnya selama ini.
   Pria yang baik, penuh
   energi dan menarik.

   Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatinya aku,
   tapi hanya bisa
   tersenyum dan mengucapkan selamat padanya.
   Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah
   kuat dan aku tidak dapat
   menahannya.
   Seperti ada batu yang sangat berat didadaku. Aku tak
   bisa bernapas dan ingin
   berteriak namun tidak bisa.
   Air mata mengalir dan aku jatuh menangis. Sudah sering
   aku melihatnya
   menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya.

   Ketika upacara kelulusan, aku membaca SMS di
   Handphoneku. SMS itu dikirim 10
   hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis.
   SMS itu berbunyi, "Daun terbang karena Angin bertiup
   atau karena Pohon tidak
   memintanya untuk tinggal ?".


   DAUN
   Selama SMA, aku suka mengoleksi daun2, kenapa? Karena
   aku merasa bahwa daun
   untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali
   selama ini membutuhkan
   banyak kekuatan. Selama 3 thn di SMA, aku dekat dengan
   seorang pria, bukan
   sebagai pacar tapi "Sahabat".
   Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama
   kalinya, Aku mempelajari
   sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari
   sebelumnya - ....yaitu...
   CEMBURU.

   Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan
   menggunakan Lemon. Hal
   itu seperti 100 butir lemon busuk.
   Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka
   putus, aku menyembunyikan
   perasaan yang luar biasa gembiranya.
   Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi.
   Aku menyukainya dan
   aku tau bahwa dia juga menyukaiku,
   but mengapa dia tidak mau mengatakannya? Sejak dia
   mencintaiku, mengapa dia
   tidak yang memulainya dulu untuk melangkah?
   Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku selalu sakit.
   Waktu berjalan dan
   berjalan, hatiku sakit.

   Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk
   sebelah tangan,
   tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik
   diluar perlakuannya
   hanya untuk seorang teman?
   Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati, aku tau
   kesukaannya, kebiasaan
   nya.
   Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui.
   Kau tidak mengharap
   kan aku seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?

   Diluar itu, aku mau tetap disampingnya, memberikannya
   perhatian,
   menemaninya, dan mencintainya.
   Berharap, bahwa suatu hari, dia akan datang dan
   mencintaiku. Hal itu seperti
   menunggu telphonenya setiap malam,
   mengharapkannya untuk mengirimku SMS. Aku tau sesibuk
   apapun dia, dia pasti
   meluangkan waktunya untuk ku.
   Karena itu, aku menunggunya. 3 tahun cukup berat utnuk
   kulalui dan aku mau
   menyerah.
   Kadang aku berpikir untuk tatap menunggu. Luka dan
   Sakit hati, dan dilema
   yang menemaniku selama 3 tahun ini.

   Ketika diakhir tahun ke 3, seorang pria mengejarku.
   Dia adalah adik kelasku,
   setiap hari dia mengejarku tanpa lelah.
   Dari penolakan2 yang telah ditunjukkan, aku merasa
   bahwa aku ingin
   memberikan dia ruang kecil dihatiku.
   Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba
   meniup daun untuk terbang
   dari pohon.

   Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan
   Angin ini ruang yang
   kecil di hatiku.
   Aku tau Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh
   jauh dan ketempat yang
   lebih baik.
   Akhirnya Aku meninggalkan Pohon, tapi Pohon hanya
   tersenyum dan tidak
   memintaku untuk tinggal,
   aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku.

   "Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak
   memintanya untuk
   tinggal"


   ANGIN
   Karena aku menyukai seorang gadis bernama Daun, karena
   dia sangat bergantung
   pada Pohon,
   jadi aku harus menjadi Angin yang kuat. Angin akan
   meniup Daun terbang jauh.

   Ketika aku pertama kalinya, ketika 1 bulan setelah aku
   pindah sekolah. Aku
   melihat seorang memperhatikan kami bermain sepakbola.
   Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau
   dengan teman2nya
   memerhatikan Pohon.
   Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di
   matanya. Ketika Pohon
   melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya.
   Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun
   yang suka melihat Pohon.

   Suatu hari, dia tdk tampak, aku merasakan kehilangan.
   Seniorku juga tidak
   ada saat itu.
   Aku pergi ke kelas mereka, melihat seniorku sedang
   memperhatikan daun.
   Air mata mengalir di mata Daun ketika Pohon pergi,
   besoknya, aku melihat
   Daun di tempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon.
   Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatan
   dan memberikan
   kepadanya. Dia sangat kaget.
   Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima
   catatanku. Besoknya, dia
   datang, menghampiriku dan memberiku catatan.

   Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya
   pergi, hal itu karena
   Daun tidak mau meninggalkan Pohon.
   Aku melihat ke arahnya dengan kata2 tersebut dan pelan
   dia mulai berkata
   padaku dan menerima kehadiranku dan telp ku.

   Aku tau orang yang dia cintai bukan aku, tapi aku akan
   berusaha agar suatu
   hari dia menyukai aku.
   Selama 4 bln, Aku telah mengucapkan kata Cinta tidak
   kurang dari 20x
   kepadanya.
   Setiap kali dia mengalihkan pembicaraan .. tapi aku
   tidak menyerah, aku
   memutuskan untuk memiliki dia
   dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.

   Aku bertanya," Apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak
   pernah membalas?",
   dia berkata, "Aku menengadahkan kepalaku". "Ah?" Aku
   tidak percaya apa yang
   aku dengar.
   "Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak. Aku
   meletakkan telp, berpakaian
   dan naik taxi ke tempat dia,
   dan dia membuka pintu, aku memeluknya kuat2.

   "Daun terbang karena tiupan Angin atau karena Pohon
   tidak memintanya untuk tinggal".

Sabtu, 17 September 2011

Padi - Semua Tak Sama

Padi - Semua Tak Sama

C Am Em
Dalam benakku lama tertanam
G C
sejuta bayangan dirimu
Am Em
Redup terasa cahaya hati
G C Am Em G
Mengingat apa yang telah engkau berikan….

C Am Em
Waktu berjalan lambat mengiring
G C
dalam titian takdir hidupku
Am Em
Cukup sudah aku tertahan
G F
dalam persimpangan masa silamku

Bridge :
F C Em
Coba tuk melawan getir yang terus kukecap
F G F
Meresap ke dalam relung sukmaku
C Em
Coba tuk singkirkan aroma nafas tubuhmu
F G C
Mengalir mengisi laju darahku

Reff :
C Am Em
Semua tak sama .. tak pernah sama
F G C
Apa yang kusentuh apa yang kukecup
Am Gm
Sehangat pelukmu .. selembut belaimu
Dm F G C
Tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu

C Am Em G C
Apalah arti hidupku ini memapahku dalam ketiadaan
Am Em
Segalanya luruh lemah tak bertumpu
G C
Hanya bersandar pada dirimu
Am Em
Ku tak bisa, sungguh tak bisa
G F
mengganti dirimu dengan dirinya

Back to Bridge,Reff :

Intro : F C F C
G5 A5 B5 C5 D5 F5 G5
F Am F G Am G F G C

Back to reff :

C Am
Sampai kapan kau terus bertahan
C Dm G
Sampai kapan kau tetap tenggelam
C Am
Sampai kapan kau mesti terlepas
Gm Dm F G C
Buka mata dan hatimu relakan semua ..

Tentang Rasa (lirik dan chord)

Astrid – Tentang Rasa

Intro: Em D Em D

  Em              D
Aku tersesat Menuju hatimu
   Em           D
Beri aku jalan yang indah
  Em              D
Ijinkan ku lepas penatku
   G          A         D
tuk sejenak lelap di bahumu

[chorus] :
         
     Em      A          D
Dapatkah selamanya kita bersama
     G          C               E
Menyatukan perasaan kau dan aku
     D        A          D
Semoga cinta kita kekal abadi
    G          C                E
Sesampainya akhir nanti selamanya

[intro] : Em D Em D

    Em                     D
Tentang cinta yang datang perlahan
    Em             D
Membuatku takut kehilangan
    Em           D
Ku titipkan cahaya terang
    G             A          D
Tak padam di dera goda dan masa

[chorus] :

     Em      A          D
Dapatkah selamanya kita bersama
    G          C               E
Menyatukan perasaan kau dan aku
     D        A          D
Semoga cinta kita kekal abadi
    G          C                E
Sesampainya akhir nanti selamanya

[solo] : G D G D

    Em      A          D
Dapatkah selamanya kita bersama
   G          C               E
Menyatukan perasaan kau dan aku
    D        A          D
Semoga cinta kita kekal abadi
    G          C                E
Sesampainya akhir nanti selamanya

    Em      A          D
Dapatkah selamanya kita bersama
    G          C               E
Menyatukan perasaan kau dan aku
    D        A          D
Semoga cinta kita kekal abadi
    G          C        Em   D Em D
Sesampainya akhir nanti selamanya

Chord Gitar

Chord Gitar

Penyakit Alergi Hidup

Seorang pria setengah baya mendatangi seorang guru, “Guru, saya sudah bosan hidup. Sudah jenuh betul. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau. Apapun yg saya lakukan sll berantakan. Saya ingin mati.”
Sang Guru tersenyum, “Oh, kamu sakit.”
“Tdk Guru, saya tdk sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan. Itu sebabnya saya ingin mati.”
Seolah-olah tdk mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup’. Ya, kamu alergi terhadap kehidupan. Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku.”
“Tdk Guru… Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin hidup.” Tolak pria itu
“Jd kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati?”
“Ya, memang saya sudah bosan hidup.”
“Baik, besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat ini. Setengah diminum malam ini, setengah lagi besok sore jam enam, dan jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.”
Giliran dia menjadi bingung. Setiap Guru yang ia datangi selama ini selalu berupaya utk memberikannya semangat untuk hidup. Yang satu ini aneh. Ia bahkan menawarkan racun. Tetapi, krn ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dgn senang hati.
Pulang kerumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun tsb. Dan, ia merasakan ketenangan sebagaimana tdk pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai! Tinggal 1 malam, 1 hari, dan ia akan mati… terbebaskan dari segala macam masalah.
Malam itu, ia memutuskan utk makan malam bersama keluarga di restoran masakan Jepang. Sesuatu yg sudah tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Pikir-pikir malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya santai banget! Sebelum tidur, ia mencium bibir istrinya dan membisiki di kupingnya, “Sayang, aku mencintaimu.” Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis!
Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda utk melakukan jln pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, ia menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat 2 cangkir kopi. Satu utk dirinya, satu lagi utk istrinya. Krn pagi itu adl pagi terakhir,ia ingin meninggalkan kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali, “Mas, apa yg terjadi hari ini? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku, mas.”
Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dgn setiap orang. Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya?”
Dan sikap mereka pun langsung berubah. Mrk pun menjadi lembut. Karena itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.
Pulang kerumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Mas, sekali lagi aku minta maaf, kalau slm ini aku sll merepotkan kamu.” Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan, “Ayah, maafkan kami semua. Slm ini ayah selalu stres krn perilaku kami semua.”
Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup mjd sgt indah. Ia membatalkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dgn setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya?
” Ya Tuhan, apakah maut akan datang kepadaku. Tundalah kematian itu ya Tuhan. Aku takut sekali jika aku hrs meninggalkan dunia ini ”.
Ia pun buru-buru mendatangi sang Guru yang telah memberi racun kpdnya. Sesampainya dirumah Guru tersebut, pria itu mengatakan bahwa ia akan membatalkan kematiannya. Krn ia takut sekali jika ia harus kembali kehilangan semua hal yang telah membuat dia mjd hidup kembali.
Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru langsung mengetahui apa yang telah terjadi, sang Guru berkata “Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh, Apa bila kau hidup dalam kekinian, apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dpt menjemputmu kpn saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu, keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jln menuju ketenangan.”
Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke rumah, untuk mengulangi  ada kata bijak  : “Hiduplah seolah-olah kamu akan mati esok, Belajarlah seolah-olah kamu hidup selamanya”
Buat yang masih suka menunda-nunda, apakah jadinya kalau besok hari meninggal?
Buat yang merasa hidupnya jenuh, itu bukan hidup yang jenuh, bersyukurlah dan berbuatlah lebih banyak kebaikan pada orang lain, maka hidup akan terasa jauh

Sabtu, 10 September 2011

Pelajaran Berharga, just copas#

Bismillahirrahmanirrahim…… Dgn menyebut nama Allah Yg Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ALKISAH Seorang ayah ingin mengajarkan kepada anaknya sejak dini yang baru duduk dikelas 3 SD untuk mengatur uang jajannya. Sang anak diberi uang Rp 30.000 perminggu (termasuk ongkos ojek). Biasanya uang tersebut diberikan sang ayah sehari sebelum anaknya masuk sekolah. Pada minggu pagi mereka berdua hendak jalan-jalan ke k...ota untuk menikmati liburan. Sebelum berangkat, tak lupa sang ayah memberikan uang jajan mingguan anaknya dengan tiga lembar uang Rp 10.000. Dan uang tersebut disimpan rapi dalam saku celananya.

Ditengah keasikan sang ayah dan anaknya menikmati hari libur mereka, tiba-tiba keduanya dikejutkan dengan kedatangan seorang kakek pengemis yangg telah tua renta sambil memelas. Tak tega melihat sang kakek tua memelas, sang anak dengan sigap langsung mengeluarkan 3 lembar uang 10.000,- dari saku celana dan diberikan seluruhnya.

Kontan saja kakek pengemis ini terlihat sangat senang seraya mengucapkan rasa syukur dan terimakasih yang tak terkira kepada sang anak dan ayahnya ini. Setelah si kakek tua berlalu, kemudian sang ayah bertanya; “Sayang, kenapa kamu berikan semua uangmu untuk kakek itu? Bukankah satu lembar saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya hingga nanti malam?” “Ayah..kalau kakek tua itu ikhlas menerima yang sedikit maka aku ikhlas untuk memberikan yang lebih besar!” Jawab anaknya dengan wajah tersenyum.. “Tek!!!” Hati sang ayah langsung tersentak kaget mendengar jawaban tersebut. “Nah, terus uang jajanmu untuk seminggu ke depan bagaimana?” Tanya sang ayah mencoba menguji. “Kan aku masih punya ayah dan bunda! Tidak seperti kakek tua itu yang mungkin hanya hidup sebatangkara di dunia ini.” Balas anaknya.

“Kenapa kamu begitu yakin kalo ayah dan bunda akan mengganti uang jajanmu? Ayah nggak janji loh?” Kembali sang ayah mengujinya. “Kalo ayah merasa bahwa aku adalah amanah dari Allah yang dititipkan kepada ayah dan bunda, maka aku sangat yakin ayah dan bunda tak akan membiarkan aku kelaparan seperti kakek tua itu..” Jawab sang anak mantap. Seakan sang ayah tak percaya dengan jawaban dari putranya hingga ia kehabisan kata-kata. Ia tak menyangka jawaban seperti itu keluar dari seorang bocah kelas 3 SD.

Ia seperti sedang berhadapan dengan seorang ulama besar dan ia tak bernilai apa-apa ketika berada dihadapannya. Lalu ia berjongkok dan memegang kedua pundak anaknya.. “Sayang…ayah dan bunda janji akan selalu menjaga dan merawatmu hingga Allah tetapkan batas umur ini. Ayah sangat sayang padamu..” Sambil kedua matanya berkaca-kaca seolah tak kuat menahan haru.. Sambil memegang kedua pipi ayahnya, sang anak membalas, “Ayah tak perlu berkata seperti itu.

Sejak dulu aku sudah tahu bahwa ayah dan bunda sangat mencintai dan menyayangiku. Kelak jika aku sudah dewasa aku akan selalu menjaga ayah dan bunda, dan aku tidak akan membiarkan ayah dan bunda hidup dijalan seperti kakek tua itu…” Dan airmata sang ayahpun tak terbendung mendengar jawaban tulus dari anaknya. Dipeluklah tubuh mungil itu dengan sangat erat. Dan kedua larut dalam haru dan kasih sayang.

cerita ini hanyalah refleksi dari secuil kisah kehidupan manusia yang tidak disadari berdampak pada masa depan,,,hmm,,anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan.Mereka adalah peniru. Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak. Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap “bangunan jiwa” yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak. Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya. Sebab, untuk merekalah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan. DEMIKIAN SEKILAS CERITA SEDERHANA Terima kasih .. semoga bermanfaat.

Sumber Source : Kisah-Kisah Teladan Islami Penuh Hikmah

di persilahkan "BEBAS" Silahkan Bantu sahabat'' lain ngETaG & Share .SEMOGA BERMANFAAT
♥ .:|: SALAM UKHUWAH ISLAMIYAH.Ihai Hairani

Referensi Lainnya : http://kembanganggrek2.blogspot.com/

Minggu, 08 Mei 2011

Sebuah Cinta Abadi yang pernah ada di Bumi..


Sebuah kisah Cinta Sejati, Kisah nyata yg pernah terjadi di Bumi ini…
Sekian ratus tahun yang lalu…
Di malam yang sunyi, di dalam rumah sederhana yang tidak seberapa luasnya… seorang istri tengah menunggu kepulangan suaminya. Tak biasanya sang suami pulang larut malam. Sang istri bingung…. hari sudah larut dan ia sudah sangat kelelahan dan mengantuk. Namun, tak terlintas sedikitpun dalam benaknya untuk segera tidur dan terlelap di tempat tidur suaminya. Dengan setia ia ingin tetap menunggu… namun, rasa ngantuk semakin menjadi-jadi dan Sang suami tercinta belum juga datang.
Tak berapa lama kemudian….
seorang laki-laki yang sangat berwibawa lagi luhur budinya tiba di rumahnya yang sederhana.
Laki-laki ini adalah suami dari sang istri tersebut.
Malam ini beliau pulang lebih lambat dari biasanya, kelelahan dan penat sangat terasa.
Namun, ketika akan mengetuk pintu… terpikir olehnya Sang istri yang tengah terlelap tidur…. ah, sungguh ia tak ingin membangunkannya.
Tanpa pikir panjang, ia tak jadi mengetuk pintu dan seketika itu juga menggelar sorbannya di depan pintu dan berbaring diatasnya.
Dengan kelembutan hati yang tak ingin membangunkan istri terkasihnya, Sang suami lebih memilih tidur di luar rumah..
di depan pintu…
dengan udara malam yang dingin melilit…
hanya beralaskan selembar sorban tipis.
Penat dan lelah beraktifitas seharian, dingin malam yang menggigit tulang ia hadapi..
karena tak ingin membangunkan istri tercinta. Subhanallah…
Dan ternyata, di dalam rumah..
persis dibalik pintu tempat sang suami menggelar sorban dan berbaring diatasnya..
Sang istri masih menunggu, hingga terlelap dan bersandar sang istri di balik pintu.
Tak terlintas sedikitpun dalam pikirinnya tuk berbaring di tempat tidur, sementara suaminya belum juga pulang.
Namun, karena khawatir rasa kantuknya tak tertahan dan tidak mendengar ketukan pintu Sang suami ketika pulang, ia memutuskan tuk menunggu Sang suami di depan pintu dari dalam rumahnya.
malam itu… tanpa saling mengetahui, sepasang suami istri tersebut tertidur berdampingan di kedua sisi pintu rumah mereka yang sederhana… karena kasih dan rasa hormat terhadap pasangan.. Sang Istri rela mengorbankan diri terlelap di pintu demi kesetiaan serta hormat pada Sang suami dan Sang suami mengorbankan diri tidur di pintu demi rasa kasih dan kelembutan pada Sang istri.
dan Nun jauh di langit….
ratusan ribu malaikat pun bertasbih….
menyaksikan kedua sejoli tersebut…
SUBHANALLAH WABIHAMDIH
betapa suci dan mulia rasa cinta kasih yang mereka bina
terlukis indah dalam ukiran akhlak yang begitu mempesona…
saling mengasihi, saling mencintai, saling menyayangi dan saling menghormati…
Tahukah Anda… siapa mereka..?
Sang suami adalah Muhammad bin Abdullah, Rasulullah SAW dan Sang istri adalah Sayyidatuna Aisyah RA binti Abu Bakar As-Sidiq.
Merekalah sepasang kekasih teladan, suami istri dambaan, dan merekalah pemimpin para manusia, laki-laki dan perempuan di dunia dan akhirat.
Semoga rahmat ALLAH senantiasa tercurah bagi keduanya, dan mengumpulkan jiwa kita bersama Rasulullah SAW dan Sayyidatuna Aisyah RA dalam surgaNYA kelak.
dan Semoga ALLAH SWT memberi kita taufiq dan hidayah tuk bisa meneladani kedua manusia mulia tersebut.
Amiin…amiin ya rabbal’alamiin….
Silahkan SHARE kisah cinta yang tiada duanya ini ke rekan anda jika menurut anda bermanfaat
Forward from : MAJELIS RATIB DAN MAULID HABIB ABU BAKAR BIN ALWI ALHABSY

Selasa, 03 Mei 2011

Gak Semua Bisa Sukses Seperti Mbak ? What ??

menemukan catatan lama dari jalan-jalan  ke page eyang Nurul Abidah

oleh Nurul Abidah pada 13 Mei 2009 jam 16:28

Niatnya mau mindahin DNS blog saya http://noeloe.net/
Lama banget ga nilik itu blog
Seiring kesibukan intern yang makin meningkat akhir-akhir ini hmm...

Liat itu blog wahahah
Ada komentar yg bikin saya tergelitik :D
Kira-kira bunyinya :
" Hebat sih mbak bisa sampe punya jaringan 800 orang,
tapi sayangnya enggak semua bisa sukses seperti mbak "

Wahahaha....ketawa lagi aaahhh
Siapa sih yg nulis ya ?
Mogaaaaa aja bukan jaringan saya ini orang
Sayang menyembunyikan identitasnya sih dia

Well...
Sukses ??
Apa sih artinya ?

Kok ya kl saya tidak melihat sebuah sukses dari ukuran materi yg saya terima
...... yaaaaa, yang memang makin meningkat ajah -- alhamduliilalh itusih ...

Atau dari jenjang karir saya sekarang akibat menjalankan pekerjaan saya ??
Dari hasil-hasil yang saya dapat akibat menjalankan apa kek itu judulnya
Bukan jumlah teman yang sekarang makin melimpah
NOOOOO....
Bukan itu nilai sukses saya kayaknya ya please deh :D

Ukuran sukses saya hehe...
Beda banget sama ukuran sukses itu *guest* di blog saya *glek*

Sukses bagi saya lebih justru di awal sekali dulu
Ketika saya ragu melangkah
Saya berani menentang keraguan itu

Sukses bukan hari ini yang saya rasa
Tapi duluuuu banget
Ketika kemalasan melanda
Saya sanggup tetap memaksa badan, pikiran dan hati saya ttp melihat tujuan

Sukses bagi saya lebih pas kalo saya bilang
Duluuuuuu banget ketika ada tantangan dari hubby tercintah
Saya mengambil langkah tetep maju dalam diam bukan menentang apalagi mundur perlahan
NO WAY BUSWAY hehehe

Sukses bagi saya bukan nilai bonus yang meningkat dari bulan ke bulan
Tapi ketika nilai itu NOL dan saya tetap punya keyakinan,
NOL akan berubah digit yang akan makin banyak nantinya

Sukses bagi saya bukan jumlah ratusan temen baru hari ini
Tapi lebih pada ketika saya berani membuat pertemanan baru
Yang disana ada resiko, DITOLAK sama mereka-loh
So what gituloh kalo enggak mau ??

Sukses bukan hari ini kepala bisa berdiri membuktikan
Tapi duluu banget ketika kepala saya masih tertunduk dalam keraguan
Tapi tetap berjuang membangun keyakinan perlahan

Sukses bukan ketika hari ini saya bisa bilang : "Pilihan gue gak salah kan ??"
Tapi dulu ketika tak ada satupun yang memberi penghargaan
Saya sendiri mampu menghargaii
......menghargai apa yang saya pilih

Sukses lebih ketika saya berhasil mengalahkan rasa marah
Ketika bisa menahan tidak membalas komentar yang memang gak berharga dipikirin hehe *maap* yee...

Itu sukses bagi saya loh yaaa...
Justru saya tidak bisa menilainya hari ini
Ketika orang bilang sekarang : "Iya mbak sih bisa sukses, gak semua orang bisa sukses"
wadddoowww

Heran aja baca komentar si *guest* misterius di blog saya itu hihii
Belum apa-apa aja dia udah produk gagal kalo saya bilang ya
Maap ya GUEST hehe

Ya saya orang sukses, bener banget
tapi bukan apa yang ada har ini
Tapi bagaimana saya dulu.....
Lha orang saya udah sukses dari awalnya kok :D

Sukses lebih berharga dinilai dari PROSES
Bukan HASIL

Ah hasil mah hanya mengikuti aja
Itu otomatis
Dari langkah-langkah sukses yang telah kita ambil
Dari keberanian dan keyakinan
Dari pamaksaan diri keluar dari kemalasan
keluar dari zona nyaman
Berani sukses berhenti berfikir negatip

Siapa bilang gak semua bisa sukses seperti mbak ?
Itu hanya seorang yang kalah sebelum berperang hehe
Yang hanya sedikit bisa menilai arti sukses dari hasil
Bukan menilai arti sukses dari sebuah proses

Jadi sebenernya semua orang bisa sukses kan ya ?
Karena sukses itu di awal ketika kita melangkah
Ketika kita mengambil keputusan

Apa hasilnya ?
Liat nanti di depan sana, itu urusan yang di ATAS sajalah
Tuhan kan enggak tidur
Kita mah sukses aja duluan okeh..okeh

Temen2 yang sampai hari ini masih eksis bersama saya
Di level manapun itu
bagi saya kalian sudah SUKSES banget
Banding mereka2 yang out perlahan
Membiru pelan-pelan hehe
Mati suri lalu mati beneran
Karena tidak sanggup mengalahkan semua hal yang negatip baik dari dalam dirinya sendiri
Apalagi dari luar ya kalo begitu ?
Sedih :-(

See U All @The TOP

dipostkan dari FB Nurul Abidah
http://www.facebook.com/note.php?note_id=99904313335

Minggu, 01 Mei 2011

Aku Ingin Anak Lelakiku Menirumu


Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!”
Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.”
Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa.
…Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya dengan mengkhatamkan Al Quran di rumah Lalu kubilang pada suamiku:
“Supaya ia menjadi penghafal Kitabullah ya,Yah.”
Suamiku menatap padaku seraya pelan berkata:
“Oh ya. Ide bagus itu.”
Bayi kami itu, kami beri nama Ahmad, mengikuti panggilan Rasulnya. Tidak berapa lama, ia sudah pandai memanggil-manggil kami berdua: Ammaa. Apppaa. Lalu ia menunjuk pada dirinya seraya berkata: Ammat! Maksudnya ia Ahmad. Kami berdua sangat bahagia dengan kehadirannya.
Ahmad tumbuh jadi anak cerdas, persis seperti papanya. Pelajaran matematika sederhana sangat mudah dikuasainya. Ah, papanya memang jago matematika. Ia kebanggaan keluarganya. Sekarang pun sedang S3 di bidang Matematika.
Ketika Ahmad ulang tahun kelima, kami mengundang keluarga. Berdandan rapi kami semua. Tibalah saat Ahmad menjadi bosan dan agak mengesalkan. Tiba-tiba ia minta naik ke punggung papanya. Entah apa yang menyebabkan papanya begitu berang, mungkin menganggap Ahmad sudah sekolah, sudah terlalu besar untuk main kuda-kudaan, atau lantaran banyak tamu dan ia kelelahan. Badan Ahmad terhempas ditolak papanya, wajahnya merah, tangisnya pecah, Muhammad terluka hatinya di hari ulang tahunnya kelima.
Sejak hari itu, Ahamad jadi pendiam. Murung ke sekolah, menyendiri di rumah. Ia tak lagi suka bertanya, dan ia menjadi amat mudah marah. Aku coba mendekati suamiku, dan menyampaikan alasanku. Ia sedang menyelesaikan papernya dan tak mau diganggu oleh urusan seremeh itu, katanya.
Tahun demi tahun berlalu. Tak terasa Ahmad telah selesai S1. Pemuda gagah, pandai dan pendiam telah membawakan aku seorang mantu dan seorang cucu. Ketika lahir, cucuku itu, istrinya berseru sambil tertawa-tawa lucu:
“Subhanallah! Kulitnya gelap, Mas, persis seperti kulitmu!”
Ahmad menoleh dengan kaku, tampak ia tersinggung dan merasa malu.
“Salahmu. Kamu yang ingin sendiri, kan. Kalau lelaki ingin seperti aku!”Di tanganku, terajut ruang dan waktu. Terasa ada yang pedih di hatiku. Ada yang
mencemaskan aku. Cucuku pulang ke rumah, bulan berlalu. Kami, nenek dan kakeknya, datang bertamu.
Ahmad kecil sedang digendong ayahnya. Menangis ia. Tiba-tiba Ahmad anakku menyergah
sambil berteriak menghentak,
“Ah, gimana sih, kok nggak dikasih pampers anak ini!”
Dengan kasar disorongkannya bayi mungil itu.
Suamiku membaca korannya, tak tergerak oleh suasana. Ahmad, papa bayi ini, segera
membersihkan dirinya di kamar mandi. Aku, wanita tua, ruang dan waktu kurajut dalam
pedih duka seorang istri dan seorang ibu. Aku tak sanggup lagi menahan gelora di dada ini.
Pecahlah tangisku serasa sudah berabad aku menyimpannya. Aku rebut koran di tangan
suamiku dan kukatakan padanya:
“Dulu kau hempaskan Ahmad di lantai itu! Ulang tahun ke lima, kau ingat? Kau tolak
ia merangkak di punggungmu! Dan ketika aku minta kau perbaiki, kau bilang kau sibuk
sekali. Kau dengar? Kau dengar anakmu tadi? Dia tidak suka dipipisi. Dia asing dengan
anaknya sendiri!” Allahumma Shali ala Muhammad. Allahumma Shalli alaihi wassalaam. Aku ingin
anakku menirumu, wahai Nabi. Engkau membopong cucu-cucumu di punggungmu, engkau bermain berkejaran
dengan mereka Engkau bahkan menengok seorang anak yang burung peliharaannya mati.
Dan engkau pula yang berkata ketika seorang ibu merenggut bayinya dari gendonganmu,
“Bekas najis ini bisa kuseka, tetapi apakah kau bisa menggantikan saraf halus yang putus di kepalanya?”
Aku memandang suamiku yang terpaku.
Aku memandang anakku yang tegak diam bagai karang tajam.
Kupandangi keduanya, berlinangan air mata.
Aku tak boleh berputus asa dari Rahmat-Mu, ya Allah, bukankah begitu?
Lalu kuambil tangan suamiku, meski kaku, kubimbing ia mendekat kepada Ahmad. Kubawa tangannya menyisir kepala anaknya, yang berpuluh tahun tak merasakan sentuhan tangan
seorang ayah yang didamba.
Dada Ahmad berguncang menerima belaian. Kukatakan di hadapan mereka berdua,
“Lakukanlah ini, permintaan seorang yang akan dijemput ajal yang tak mampu
mewariskan apa-apa: kecuali Cinta.
Lakukanlah, demi setiap anak lelaki yang akan lahir dan menurunkan keturunan demi
keturunan.
Lakukanlah, untuk sebuah perubahan besar di rumah tangga kita! Juga di permukaan
dunia. Tak akan pernah ada perdamaian selama anak laki-laki tak diajarkan rasa kasih dan
sayang, ucapan kemesraan, sentuhan dan belaian, bukan hanya pelajaran untuk menjadi jantan seperti yang kalian pahami. Kegagahan tanpa perasaan. Dua laki-laki dewasa mengambang air di mata mereka.
Dua laki-laki dewasa dan seorang wanita tua terpaku di tempatnya.
Memang tak mudah untuk berubah. Tapi harus dimulai. Aku serahkan bayi Ahmad ke
pelukan suamiku. Aku bilang:
“Tak ada kata terlambat untuk mulai, Sayang.”
Dua laki-laki dewasa itu kini belajar kembali. Menggendong bersama, bergantian
menggantikan popoknya, pura-pura merancang hari depan si bayi sambil tertawa-tawa
berdua, membuka kisah-kisah lama mereka yang penuh kabut rahasia, dan menemukan
betapa sesungguhnya di antara keduanya Allah menitipkan perasaan saling membutuhkan
yang tak pernah terungkapkan dengan kata, atau sentuhan. Kini tawa mereka memenuhi
rongga dadaku yang sesak oleh bahagia, syukur pada-Mu
Ya Allah! Engkaulah penolong satu-satunya ketika semua jalan tampak buntu.
Engkaulah cahaya di ujung keputusasaanku.
Tiga laki-laki dalam hidupku aku titipkan mereka di tangan-Mu.
Kelak, jika aku boleh bertemu dengannya, Nabiku, aku ingin sekali berkata:
Ya, Nabi. aku telah mencoba sepenuh daya tenaga untuk mengajak mereka semua menirumu!
Amin, Alhamdulillah

Sabtu, 30 April 2011

ramah pembuka rizki.. kurang lebih begitulah..:))

oleh Erwin Damayanti pada 29 April 2011 jam 0:24
'dapet nasehat baik dari jalan2 di page Bpk MT.. trims ya pak..:)'


Anda tidak pernah betul-betul tahu
keadaan, kejadian, atau orang
yang akan menjadi pembuka bagi
semua kesempatan besar
dalam karir dan kehidupan Anda....
Pengalaman hidup telah mengajarkan,
bahwa itu semua biasanya tampil
dalam bentuk yang sepele, tidak kita sukai,
yang kelihatannya merepotkan,
dan bahkan membuat kita kesal dan marah.
Maka marilah kita berlaku ramah
kepada siapa pun dalam keadaan apa pun.

Mario Teguh

About my Biz..^_^

Bisnis Online Bunda bersama dbc'N 

Bisnis ini  gampang banget ngga.. tapi juga tidak sulit.. asal ada kemauan, dan melakukan langkah2 bisnis tentunyaa..  yaitu yang pertama adalah mendaftar sebesar Rp.39900 dan mau sisihkan 600 ribu rupiah aja untuk modal beli produk oriflame yang  terserah nantinya mau dijual atau dipakai sendiri atau dihadiahkan kpda orang yang kita sayangi..,jelas kalo dijual kita bisa dapat untung dan modal tidak akan hilang tentu saja, sedang kalo tidak bisa menjual dan produk Oriflame dipakai sendiri juga gak ada salahnya karena segala jenis perawatan untuk mempercantik diri ada semua di sini. dari ujung kaki sampe ujung rambut.. wajah tambah cantik dan sekaligus berbisnis tanpa takut akan bangkrut karena modal awal yang sangat kecil..
terrruss.. yang kedua nihh.. ajak dan bimbing  minimal 2 temen deket yang mau sukses bareng.. dan mau melakukan hal yang sama kaya kita lakukan..
Jadiiii... jalani 2 langkah tersebut, Insya Allah kita akan bisa lebih mudah untuk menapaki level demi level, tetep sabar dan ulet menaiki tangga pertama.. hingga tangga yang tertinggi yang ingin kita capai.. perlu waktu dan kerja keras.. iyaa.. tapi semua bisa diatasin asal punya semangat.. karena , memang gak ada yang instan untuk sebuah kesuksesan yang hasilnya luar biasa..lebih jelas, BACA DISINI

RAGU ITU...MENYESATKAN



awal gabung, bingung juga antara yakin pa ngga bisa tupo.Tapi krn berniat bgt  hrs  bisa naik ke tangga pertama dulu sblm  ke tangga selanjutnya, berusaha dan cermat melihat peluang,  urusan tupo.. lancar2 aja tuh..:))apalagi dengan sistem belanja online, gak perlu keluar rumah, orderan udah sampe dirumah dlm hitungan hari..  jadi apanya yang ribet yaa?? tertarik tapi  gak punya komputer atau akses internet dirmh , ada warnet kan?? yg penting ada HP , untuk bisa komunikasi ma aplen dan buka FB.. masih ragu..,sms ke 085664801898... Jgn buang kesempatan untuk BERHASIL .. Bermimpilah dan mulai melangkah  terarah  untuk mewujudkannya.. karena bagaimana mau terwujud kalau hanya memulai saja.. :) seperti semangat ibu yang telah memasuki usia pensiun ini.. yuk baca kisah suksesnyaa di www.dbcn-pensiuntenang.com/?id=zafiro&s1

Rabu, 06 April 2011

Surat buat mama...

sebuah kisah yang diforwardkan ke emailku.. just sharing..:)

Sahabat Muda.......ini kisah seorang anak kecil yang buat surat untuk  mamanya....mungkin cerita ini ada yg sesuai pengalaman yg terjadi pada Sahabat2 Muda.....

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mamaku sayang, aku mau cerita sama mama. Tapi ceritanya pake surat ya.
Kan, mama sibuk, capek, pulang udah malem.
Kalo aku banyak ngomong nanti mama
marah kayak kemarin itu, aku jadinya
takut dan nangis.
Kalo pake surat kan mama bisa sambil tiduran bacanya.
Kalo ngga sempet baca malem ini bisa disimpen sampe besok, pokoknya bisa
dibaca kapan aja deh.
Boleh juga suratnya dibawa ke kantor.
Ma, boleh ngga aku minta ganti mbak? Mbak Jum sekarang suka galak, Ma.
Kalo aku ngga mau makan, piringnya dibanting di depan aku. Kalo siang aku
disuruh tidur melulu,
ngga boleh main, padahal mbak kerjanya cuman nonton TV aja.
Bukannya dulu kata mama mbak itu gunanya buat nemenin aku main?
Trus aku pernah liat mbak lagi ngobrol sama tukang roti di teras depan.
Padahal kata mama kan ngga boleh ada tukang-tukang yang masuk rumah kan?
Kalo aku bilang gitu sama mbak, mbak marah banget
kan katanya kalo diaduin sama mama dia mau berhenti kerja.
Kalo dia berhenti berarti nanti mama repot ya?
Nanti mama ngga bisa kerja ya?
Nanti ngga ada yang jagain aku di
rumah ya?
Kalo gitu susah ya, ma?
Mbak ngga diganti ngga apa-apa tapi mama bilangin dong jangan galak sama
aku.
Ma,bisa ngga hari Kamis sore mama nganter aku ke
lomba nari Bali? Pak Husin sih selalu nganterin, tapi kan dia cowok, ma.
Ntar yang dandanin aku siapa?
Mbak Jum ngga ngerti dandan. Ntar aku kayak lenong.
Kalo mama kan kalo dandan cantik. Temen-temen aku yang nganterin juga
mamanya.
Waktu lomba gambar minggu lalu Pak Husin yang nganter;
tiap ada lomba Pak Husin juga yang nganter. Bosen, ma.
Lagian aku pingin ngasi liat sama temen-temenku
kalo mamaku itu cantik banget, aku kan bangga, ma.
Temen-temen tuh ngga pernah liat mama.
Pernah sih liat, tapi itu tahun lalu pas aku baru
masuk SD, kan mereka jadinya udah lupa tampangnya mama.
Ma, hadiah ulang tahun mulai tahun ini ngga usah dibeliin deh.
Uangnya mama tabungin aja. Trus aku ngga usah dibeliin baju sama mainan
mahal lagi
deh.
Uangnya mama tabung aja. Kalo uang mama udah
banyak, kan mama ngga usah kerja lagi.
Nah, itu baru sip namanya.
Lagian mainanku udah banyak dan lebih asyik main sama mama kali ya?
Udah dulu ya, ma. Udah ngantuk.
I love you Mom
s
------------ --------- ---------
Kadang uang mengalahkan semuanya,
semua yang ada di hidup kita
dengan dalih memenuhi kebutuhan hidup.
Tahu kah anda...
saat kita tua dan pensiun...
atau saat kita meninggal...
perusahaan memiliki ratusan, bahkan ribuan orang
untuk menggantikan kita.
Tapi sadarkan kita...
tidak ada satu pun yang bisa menggantikan kita di
hati, pikiran dan ingatan anak kita tercinta yang ada di rumah...
SUDAHKAH KITA MEMIKIRKANNYA?

Selasa, 29 Maret 2011

buat yang punya jerawat

tips menghilangkan jerawat..

Ambil satu daun Lidah buaya
Potong beberapa bagian
Kelupas Kulit luarnya
Oleskan dibagian yang muncul jerawat
Ulangi tiap pagi dan Sore

gampangkann... semoga lekas hilang ya jerawatnya.. :-)

diambil dari  : http://haqiqie.wordpress.com/

Jumat, 25 Maret 2011

belajar bikin pempek

diambil dari blog pempek palembang, mba dewi dkk.. :)
Adonan Pempek Palembang
Bahan Dasar Utama :
Daging ikan giling halus(tengiri atau gabus)
Tepung SAGU atau tepung kanji (tapioka), Air, garam halus secukupnya, penyedap secukupnya.

Catatan :
perbandingan antara Ikan dan sagu bisa 1:1 atau 1:3/4 atau 1:1/2, semakin banyak ikan semakin enak, tapi maksimal ikan 1 kg tepung sagu 0,5 kg.

 
Cara membuat adonan dasar

PEMPEK PALEMBANG

BAHAN:
500 gram daging ikan tenggiri atau ikan gabus giling.
10 sendok makan air es/dingin
150 gram tepung sagu atau tepung kanji/tapioka
2 sendok teh garam
1/2 sendok teh vetsin
 
CARA MEMBUAT :
1.      Keluarkan daging ikan giling dari freezer, cairkan.
2.     Masukkan air es, vetsin, dan garam. Aduk sampai lengket.
3.    Tambahkan tepung sagu atau kanji sedikit demi sedikit sambil diuleni/diuli hingga tidak        menempel lagi ditangan.
4.    Uleni/Uli adonan sampai rata
   
5.    Ambil sedikit adonan dasar dan dibentuk sesuai dengan jenis pempek.
Pempek Ada'an
  1. BAHAN :
    600 gram ikan tenggiri
    200 ml air es
    3 butir kuning telur
    4-6 siung bawang merah, iris halus
    2 batang daun bawang cincang halus
    300 gram tepung kanji
    2 sendok makan terigu
    1 sendok the gula pasir
    1 sendok the garam
    1-2 sendok bawang goreng

    CARA MEMBUAT :
    campur ikan, air es, telur kuning, aduk sampai tercampur rata, masukan sisa bahan. aduk sampai rata lagi. siapkan minyak panas agak banyak,(wajan/panci yang agak dalam agar adonan tenggelam),bentuk adonan bulat2 sepert cara membikin bulatan bakso bakso, masukan ke dalam minyak panas, goreng hingga matang 





    SAUS CUKA BUAT PEMPEK

    Kuah atau saos cair yang menjadi paduan dikala makan pempek disebut CUKO, sebetulnya KUNCI lezatnya pempek adalah terletak dari enak tidak nya cuko ini, oleh karena itu orang pempeknya boleh pulen atau pas adonannya tetapi bilacukonya tidak pas, he he he rasanya bakal tidak keruan deh….

    BAHAN:                
    • 500 gram gula merah/gula aren warna coklat tua
    • 50 gram asam jawa
    • 4 sendok teh cuka putih/cuka dixi (untuk mengawetkan)
    • 5 gelas air
    • 5-8 siung bawang putih, cincang halus atau tumbuk
    • 2 sendok makan ebi dihaluskan (Lihat Tips)
    • 20-30 buah cabai rawit, dihaluskan (Lihat Tips)
    • 1 sendok makan tongcai berikut tangkainya, cincang/giling halus
    • 1-2 sendok teh garam (disesuaikan)

    CARA MEMBUAT:
    1.    Didihkan air dan gula merah, asam jawa, air, dan cuka dengan api kecil , setelah gula larut, angkat lalu saring.
    2.    Masukkan bawang putih, ebi, cabai rawit, garam, dan tongcai.
    3.    Memasukkan cabai, garam sebaik nya sambil di cicip, disesuaikan dengan selera. 4.    Didihkan kembali lalu angkat.
    Tips :
    1. Jika ingin cuko nya enak ulek campuran cabe dan bwng putih sehari sebelumnya.
    2. Jika tidak suka kepedasan, sebaiknya cabe rawit yg dihaluskan, tidak dimasukkan ke dalam cuka, tetapi biarkan terpisah, sehingga pada saat mau makan pempek sajah, cabe halus tadi baru dicampurkan ke adonan cuka sehingga bisa di kira-kira pedasnya.
    3. Cabe rawit boleh di campur dengan cabe merah sedikit.
    4. Gula merah yg dipakai sebaiknya gula batok yang tidak berbau angit sehingga adonan cuko tidak terasa pahit.
    5. Ebi halus juga, boleh dipisah seperti halnya cabe rawit tadi, pada saat makan baru dicampurkan, agar aromanya ebi tetap muncul.
    6. Untuk memperoleh cuko yg sedap dan beraroma, inapkan cuko sehari.

Rabu, 23 Maret 2011

mubazirkahhh... :-)


#copas dari kisah2 inspiratif...
 Waktu itu, sekitar tahun 2000, datang seorang mahasiswi kepada seorang dosen, dia menghampirinya dengan wajah yang muram, dan kemudian berkata, "Pak, beasiswa Program Magister dan Doktor saya lolos". Dan hanya itu saja kata2 yang keluar dari mulutnya, tanpa diikuti ekspresi apapun dari wajahnya... mengingat di luar sana berjuta - juta orang memimpikan pencapaian ini. Dan sang dosen tertegun, kemudia dia berkata, "Bagus donk dek, kamu bisa bikin bangga banyak orang, dan itu merupakan jalan hidup yang sangat baik. Lalu apa yang membuat kamu terlihat bimbang dek."

Akhirnya mahasiswi itu bercerita kepada sang dosen. "Pak, sekolah hingga S2 dan S3 merupakan cita-cita saya sejak kecil, ini adalah mimpi saya, tidak terbayangkan rasa bahagia saya saat memperoleh surat penerimaan beasiswa ini.... Tapi pak, saya ini akhwat, saya wanita, dan saya bahagia dengan keadaan ini.. Saya tidak memiliki ambisi besar, saya hanya senang belajar dan menemukan hal baru, tidak lebih.. Saya akan dengan sangat ikhlas jika saya menikah dan suami saya menyuruh saya untuk menjadi ibu rumah tangga.. Lalu, dengan semua keadaan ini, apa saya masih harus sekolah?? saya takut itu semua menjadi mubazir, karena mungkin ada hal lain yang lebih baik untuk saya jalani."

Pak dosen pun terdiam, semua cerita mahasiswinya adalah logika ringan yang sangat masuk akal, dan dia tidak bisa disalahkan dengan pikirannya... Dosen itu pun berfikir, memejamkan mata, menunggu Allah SWT membuka hatinya, memasukkan jawaban dari pertanyaan indah ini...

Dan jawaban itu datang kepadanya, masuk ke dalah ide nya.... Pak dosen berkata seperti ini kepada mahasiswinya.. "Dek, sekarang bertanyalah kepada hati kecil mu, apa dia masih menginginkan dirimu untuk melanjutkan pendidikan ini hingga puncak nanti.." .. Sang mahasiswi bingung, dia menunduk , air mata turun dari kedua matanya, seakan dia merasakan konflik hati yang sangat besar ... yang saling ingin meniadakan.. Dosen itu melanjutkan nasehatnya.. "Dek, saya ingin bertanya kepadamu, kapan pertama kali engkau berhadapan dengan seorang S3 dan mendapat ilmu darinya?" "Sejak saya kuliah di ITB , Pak." Jawab sang gadis. Kemudian dosen itu melanjutkan ,"Ya dek, betul, saya pun demikian, saya baru diajar oleh seorang lulusan S3 semenjak saya kuliah di kampus ini.. Tapi dek, coba adek fikirkan, bahwa saat engkau memiliki anak, maka orang pertama yang akan menyisir rambut anakmu adalah seorang lulusan S3. Orang yang pertama mengajaknya berjalan adalah seorang ilmuwan tinggi, dan sejak dia mulai membaca, dia akan dibimbing dan dijaga oleh seorang Doktor. Itulah peranmu sebagai ibu nanti, apakah engkau bisa membayangkan betapa beruntungnya anak manusia yang akan kau lahirkan nanti." Dan itulah jawaban Allah SWT melalui pak dosen.... Mahasiswi itu tersadar dari konflik panjangnya, dan ia tersenyum bahagia, sangat bahagia, air matanya menjadi air mata haru, dan ia berdiri, mengucapkan terima kasih nya kepada sang dosen, dan berkata , "Pak, terima kasih, akan saya lanjutkan pendidikan ini hingga tidak satupun puncak lagi yang menghalangi saya."

Betapa hidup itu sangat berarti, dan jadikan ia bermakna.. Bukan uang yang nanti akan membuatmu bahagia, tetapi rasa syukur mu lah yang akan menjadi kebahagiaan yang hakiki,.

Based on Dr. Hermawan Dipojono story... Lecture from Physics Engineering, ITB .

*copas dari
http://www.facebook.com/lukman.prananto?ref=ts#/lukman.prananto?v=app_2347471856&ref=ts

Rabu, 09 Maret 2011

just copas.. jam yang berdetak

alkisah ada seorang pembuat jam berkata kepada jam yang di buatnya."hai jam apakah kamu sanggup untuk berdetak sebanyak 31.104.000 kali selama setahun?haa kata jam,,,mana mungkin??

kemuadian pembuat jam tangan bertanya kemnbali"bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari? lalu jam pun menjawab dengan penuh keraguan, mana bisa aku melakukannya!!!,

si pembuat jam tak menyerah untuk bertanya lagi,,"bagaimana kalau 3600 kali dalam sejam? jam tersebut kembali menjawab,3600 kali? wah banyak sekali''''',,,...

lalu sang pembuat jam berkata kepada si jam"kalau begitu kamu berdetak saja satu kali setiap detik...lalu si jam menjawab dengan antusias"haaaa kalo segitu sih aku sanggup....!!

maka setelah selesai di buat jam itu berdetak 1 kali setiap detik. tanpa terasa detik demi detik terus berlalu dan jam itu pun sungguh luar biasa dalam satu tahun ia telah berdetak sebanyak 31.104.000 kali.

Renungkan......!!!
segala sesuatu yang kita anggap berat ternyata dapat dilakukan dengan mudah bila kita memulai melakukannya dari hal yang kecil,,,dan keberhasilan besar akan diraih dengan meraih dan mengumpulkan keberhasilan2 kecil...


dipostkan dari blog SUNDA_PISAN

Rabu, 02 Maret 2011

Keserakahan Vs Kebahagiaan ....





Ada kisah menarik dari Willi Hoffsuemmer beliau pernah menulis kisah tentang Smith dan guru kepala yang sedang berdiri dekat gelanggang anak-anak, tempat anak-anak bersukaria sepuasnya. Smith bertanya kepada guru kepala, “Mengapa terjadi bahwa setiap orang ingin bahagia,namun sangat sedikit yang mengalaminya?” Sang guru kepala memandang ke arah gelanggang anak-anak, lantas menjawab, “Anak-anak itu tampak
sungguh bahagia.”

Dengan agak keheranan, Smith berkata, “Sudah tentu mereka bahagia karena satu-satunya yang mereka lakukan adalah bermain.” “Kamu benar,” ucap sang guru, “tetapi apa yang sesungguhnya menghalangi kaum dewasa berbahagia seperti itu juga dapat menghalangi anak-anak berbahagia.”

Sang guru merogoh saku celananya, mengambil segenggam kepingan uang logam, lantas menghamburkannya di tengah-tengah anak-anak yang sedang bermain. Spontan saja semua sorak gembira terhenti. Anak-anak saling menindih dan berkelahi untuk merebut kepingan uang tersebut.

Kemudian, guru kepala berkata kepada Smith, “Menurut kamu, hal apa yang menyebabkan mereka mengakhiri kebahagiaan mereka?” Smith menjawab, “Perkelahian!” Lanjut si guru, “Ya, tapi apa yang memicu dan memacu perkelahian itu?” Agak tersipu-sipu dan ragu, Smith menjawab, “Keserakahan.” Guru itu menjawab, “Bagus, kamu telah menemukan jawaban sendiri.” (Diadaptasi dari Simon Filantropha, “Monster yang Memangsa
Diri Sendiri,” Jawa Pos, Rabu, 2 Januari 2008).

Kita hidup dalam lingkungan yang serakah. Keserakahan itu ada di mana-mana. Ia bagaikan wabah penyakit yang menyebar di mana-mana dan ke mana-mana. Mengapa orang menjarah kepunyaan orang yang lain? Salah satunya pasti karena ada keserakahan dalam hati. Mengapa orang menipu untuk mengambil uang orang lain? Salah satunya adalah karena keserakahan. Mengapa hubungan persaudaraan bisa runtuh ketika
menyentuh soal warisan? Salah satunya pasti karena keserakahan.

Nabi Muhammad SAW berkata : “Seandainya anak Adam memiliki satu lembah emas, niscaya ingin memiliki lembah emas kedua ; seandainya ia memiliki lembah emas kedua, ia ingin memiliki lembah emas yang ketiga. Baru puas nafsu anak Adam kalau sudah masuk tanah. Dan Allah akan menerima taubat orang yang mau kembali kepada-Nya.” (hadis riwayat :Bukhori Muslim)

Pernyataan di atas menunjukkan bahwa keserakahan itu tidak ada habisnya. Kelaparan dan kemiskinan terjadi karena adanya orang-orang yang serakah menumpuk harta dan tidak mau membagi hartanya kepada orang yang miskin.

Tak pantas kita hidup mewah dan mempromosikan kemewahan sementara banyak orang miskin di sekeliling kita. Banyak anak-anak dan balita-balita miskin yang berkeliaran di jalan untuk mencari makan.
Mereka bukan hanya menghadapi kemiskinan, tapi juga mendapat resiko diperkosa oleh orang-orang dewasa. Harusnya dengan uang yang ada kita membantu mereka ke luar dari kemiskinan sehingga tidak berkeliaran dijalan mencari uang, tapi saat ini seperti semua orang berlomba mencari harta yang banyak untuk di pamerkan ke lingkungan sekitar, sadarilah keserakahan tidak akan membawa manfaat selain kehancuran dan
penderitaan yang tiada berakhir.

Meski kita tetap harus berusaha dalam hidup ini, namun biasakan hidup merasa cukup dan selalu bersyukur niscaya anda akan bahagia. Orang yang serakah dan tidak pernah merasa puas, selalu merasa ada yang kurang dan tidak bahagia, keserakahan adalah awal dari sebuah kejahatan yang lebih besar. Jadi hentikan keserakahan dan gaya hidup mewah mulailah hidup sederhana dan rajin berbagi, untuk kehidupan kita yang lebih baik, sekarang dan yang akan datang.

"Kebahagian bukan dari harta, melainkan dari hati yang menerima dan bersyukur"


Selasa, 01 Maret 2011

Orang Sukses Bertahan Hingga Akhir..






Bayangkan ada dua orang yang sedang berusaha untuk memecahkan sebuah batu besar. Sebut saja Pak Yakin dan pak Ragu. Mereka berdampingan dan masing-masing memegang sebuah palu ukuran besar. Di hadapan mereka masing-masing ada sebuah batu yang harus dihancurkan. Dengan sekuat tenaga palu tersebut diayunkan menghantam batu besar tersebut. secara bersama-sama. Apa yang terjadi? Batu pertama tidak berubah sedikitpun begitu juga batu kedua. Lalu mereka ayunkan lagi palu tsb. Sama saja, kedua batu itu tidak tergores sedikitpun. Terus mereka berdua mencobanya hingga mencapai puluhan kali. Sampai kepada hantaman yang ke-99 tidak ada perubahan sama sekali.

"Ah, sudahlah, percuma saja kita membuang-buang tenaga, batu ini keras sekali tidak bisa dihancurkan", kata Pak Ragu.

"Bersabarlah kawan, Insya Allah bisa kita hancurkan" jawab Pak Yakin.
"Ya sudah kau teruskan saja pekerjaan sia-sia ini, aku mau pulang saja" kata Pak Ragu dengan kesal.

"Aku yakin sebentar lagi batu ini akan hancur" jawab Pak Yakin dengan senyum.
"Terserah kaulah, bagiku batu itu seperti terbuat dari baja, percuma saja " Pak Ragu berkata demikian sambil bergegas meninggalkan tempat itu dengan putus asa.

Tidak lama setelah Pak Ragu pergi, Pak Yakin kembali mengangkat palunya ke udara, dan bersiap menghantam kembali batu tsb. Pak Yakin melihat sedikit retakan pada batu tsb. Semakin yakinlah ia bahwa batu itu bisa dihancurkan. Kembali ia mengayunkan palunya dan menghantamkan pada batu tsb, akhirnya batu tersebut terbelah pada pukulan yang ke-101.
Alhamdulillah, aku berhasil, Pak Yakin bersyukur pada Allah.

Kisah singkat di atas menggambarkan kepada kita betapa pentingnya sikap mental berjuang, tidak mudah putus asa, semangat dan yakin akan kesuksesan dan pertolongan dari Allah. Pak Ragu dan Pak Yakin pada awalnya bersemangat untuk menghancurkan batu tsb. Namun setelah pukulan yang ke-99 Pak Ragu menyerah, sedangkan Pak Yakin tetap berjuang. Dan akhirnya batu tsb. dapat terbelah. Pak Ragu tidak sadar bahwa sebetulnya hantaman-hantaman yang ia lakukan sebetulnya sudah melemahkan struktur di dalam batu tsb. Walaupun tidak nampak dari luar. Namun karena ia menyerah begitu saja, maka jadilah ia orang yang gagal. Sedangkan Pak Yakin menjadi sukses karena mampu bertahan dan bersabar. Maka, yang menjadi sia-sia, membuang-buang waktu adalah Pak Ragu, bukan Pak Yakin. Bayangkan, hanya menunggu dua kali hantaman lagi sebenarnya batu itu dapat dihancurkan, sayang sekali bukan? Maka, jika kita menemukan sebuah kesulitan, janganlah mudah menyerah dalam mengatasinya.
Allah Maha Mengetahui ukuran kesulitan yang kita hadapi. Yakinlah bahwa kita bisa mengatasinya.

Kekuatan Doa.. Just Copas.. lagiii. :))





Suatu ketika dalam final sebuah lomba mobil balap mainan. Tersisa 4 orang anak dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab memang begitulah peraturannya. Ada seorang anak bernama Anton. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Anton lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tiba lah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang.
Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya. Namun, sesaat kemudian, Anton meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan terbuka memanjatkan doa.

Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap!". Dorr. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo..ayo...cepat. .cepat, maju..maju" , begitu teriak mereka. Ahha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai.
Dan, Anton lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Anton. Ia berucap, dan berdoa lagi dalam hati. "Terima kasih." Saat pembagian piala tiba. Anton maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya.
"Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?".
Anton terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" kata Anton. Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongku mengalahkan orang lain. "Aku, hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.

Sahabat, Anton tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Anton, tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian. Anton, tak memohon Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya. Namun, Anton bermohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga. Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukankah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya? Kita, sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa pesimis dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah dan mudah menyerah.

Sesungguhnya, Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya yang beriman. Jadi Sahabat, berdoalah agar kita selalu tegar dalam setiap ujian-Nya.
Berdoalah agar kita selalu dalam lindungan-Nya saat menghadapi itu semua.